Tips Membedakan Kubah Enamel dan Galvalum

Tips Membedakan Kubah Enamel dan Galvalum

Tips Membedakan Kubah Enamel dan Galvalum – Ada banyak jenis kubah masjid di Indonesia.  Selain jenis yang membedakan juga bahan pembuatan kubahnya.  Danada dua jenis bahan kubah yang saat ini bannyak di gunakan. Yaitu kubah enamel dengan bahan enamel dan kubah galvalum yang menggunakan bahan galvalum. Bagaimana cara memberdakan kubah dari duda bahan ini? di artikel ini akan kami bahas cara membedakan kubah enamel dengan kubah galvalum.

Tips Membedakan Kubah Enamel dan Galvalum

Yang per taman ada kubah enamel. Ciri khas utama dari kubah enamel yaitu tahan terhadap korosi, sehingga sangat cocok dengan tempat pesisir pantai. Dan enamel coating merupakan cara yang paling hemat untuk melindungi setiap produk yang terbuat dari materi dasar logam dengan hasil yang sangat halus, mengkilap, dan tersedia dalam banyak sekali macam warna pilihan khususnya dalam Pembuatan Kubah masjid / Kontraktor Kubah Masjid.

Warna dalam kubah enamel tersebut tidak akan memudar jika terkena sinar matahari. Coating enamel juga sangat tahan terhadap panas, hal ini dikarenakan dalam proses produksinya memerlukan suhu panas sekitar 800 derajat celcius.

 Panas tersebut amat sangat tidak memungkinkan, bila diaplikasikan pada kubah masjid dengan materi dasar galvalum. Oleh karena itu untuk membuktikannya, yaitu dengan cara dibakar langsung diatas kompor. Apabila warna hitam gosong bekas dari pembakaran tersebut tidak bisa dibersihkan dengan kain, maka materi tersebut merupakan materi galvalum. Sehingga kubah dengan baha galvalum ketahanan dari warna yang dihasilkan, hanya bertahan sekitar kurang lebih 5 tahun. Sedangkan warna dari coating enamel mendapat garansi resmi dari perusahaan ternama di Indonesia sekitar 15 tahun.

Coating enamel diproduksi pertama kali di Jerman pada tahun 1840. Pada saat itu penerapan coating enamel masih menggunakan cara tradisional. Dan semenjak pada tahun 1930, semua enamel coating menerapkan metode sistem dua lapis, yang terdiri dari:

Tips Membedakan Kubah Enamel dan Galvalum

Pertama, yaitu lapisan dasar yang digunakan untuk melindungi materi logam dari karatan, biasanya berwarna hitam pekat. Dan top coat ialah lapisan warna yang sanggup menyesuaikan dengan keinginan.

Pemilihan materi plat baja low carbon yaitu baja yang mempunyai kandungan karbon kurang dari 0,005% merupakan materi baku yang tepat dalam Pembuatan Kubah Masjid, alasannya ialah sanggup menghasilkan warna lebih cerah dan mengkilap. Sejak pertama kali diproduksi, coating enamel biasanya digunakan untuk melapisi logam pelengkap menyerupai emas, perak, dan tembaga.

Coating enamel kadang digunakan oleh arsitektur untuk melapisi panel dinding luar dengan tujuan agar terlihat lebih cerah dan tahan terhadap cuaca. Sedangkan produk coating enamel dalam ruangan yang sering kita temui di mall yaitu dinding eskalator.

Untuk kubah masjid dengan seni arsitektur modern, cenderung menentukan kubah masjid dengan sistem panel enamel. Teknik sistem pemasangan panel enamel tidak menerapkan penggunaan sistem paku drilling, mengingat teknik sistem paku drilling hanya mempunyai masa ketahanan sekitar ± 4 tahun, dikarenakan korosi yang menjadikan paku gampang lepas. Disini kami akan membantu Anda dengan segala sesuatunya untuk menciptakan kubah masjid yang eksklusif, elegan dan menawan, dengan warna yang tahan usang dan tidak perlu perawatan secara khusus, sehingga akan menghemat biaya perawatan setiap tahunnya.

Demikian Tips Membedakan Antara Kubah Enamel dengan Kubah Galvalum atau Atap Galvalum yang kami sajikan. Semoga bisa menjadi referensi dan pertimbangan Anda sebelum menentukan pilihan materi untuk pembuatan kubah masjid.

Copyright © 2018 www.produsenkubahmasjid.com made with bismillah by GSA