Cara Membuat Kubah Masjid

Cara Membuat Kubah Masjid

 

Cara Membuat Kubah Masjid – Jika mendengar tentang Kubah, maka yang terlintas di benak kita adalah sebuah bangunan yang menjadi tempat beribadah umat muslim yaitu Masjid. Padahal selain masjid banyak pula bangunan-bangunan lainnya yang mengunakan bentuk kubah pada bagian atapnya.

Seperti di Eropa misalnya, disana kita akan menjumpai bangunan-bangunan bergaya klasik yang meletakkan kubah pada bagian atapnya. Misalnya saja St. Basil Cathedral di Negara Rusia lebih tepatnya di kota Moscow, yang menjadi salah satu icon dari kota Moscow ialah sebuah katedral atau gereja yang berdiri dengan sangat megah dan indah serta memiliki beberapa buah kubah pada bagian atap bangunannya.

Cara Membuat Kubah Masjid

Kubah yang diletakkan pada bagian atap bangunan sebuah masjid tentu saja akan memberikan kesan sangat megah dan indah. Tak hanya itu, kubah juga akan memberikan tanda arah kiblat dari sisi luar dan refelctor cahayanya mampu menerangi sisi dalam pada ruangan masjid.

Untuk bisa membuat sebuah Kubah Masjid yang sangat indah dan terkesan megah, maka ada beberapa hal yang perlu di persiapkan terlebih dahulu, yaitu :

  1. Membuat Desain

Membuat desain kubah masjid merupakan hal yang sangat penting. Disini kita akan mulai untuk merencanakan model kubah masjid seperti apakah yang akan dibuat. Kita pun bisa menggunakan komputer dengan perangkat lunak AutoCAD atau bisa pula dengan perangkat lunak STAAD3 sehingga kita bisa dengan mudah mengoptimasi material sesuai dengan pembebannya yang kemudian diolah untuk memperoleh dimensi komponen yang sesuai.

  1. Menentukan Bahan

Langkah berikutnya adalah menentukan bahan dasar yang akan digunakan dalam pembuatan Kubah Masjid. Hal ini dikarenakan setiap bahan tentu memiliki kelebihan dan keunggulan masing-masing.

Adapun beberapa bahan yang biasa digunakan dalam pembuatan kubah masjid adalah sebagai berikut :

  • Dari bahan Beton

Kubah masjid yang terbuat dari bahan beton ialah kubah konvensional, sebab sudah sejak dulu nenek moyang kita membuat kubah dari bahan tanah atau beton.

Keunggulan kubah masjid yang terbuat dari bahan beton adalah dari segi ketahannya. Memang kubah masjid dari bahan beton bisa dibilang sangat kuat dan kokoh, hal ini dapat dibuktiknya dengan banyaknya masjid-masjid bersejarah yang kubahnya dibuat dari bahan beton yang masih bisa kita lihat hingga sekarang ini meskipun usianya sudah mencapai ratusan dan bahkan ribuan tahun.

Seiring dengan perkembangan zaman, sekarang ini sudah ada bahan beton fiber atau yang biasa disebut dengan GRC (Glassfibre Reinforce Concrete). GRC adalah alternatif atau pengganti beton bertulang supaya tampilan kubah masjid terlihat lebih indah dan megah. Keunggulan dalam menggunakan GRC yaitu massa kubah menjadi lebih ringan sebab bahan dari GRC ini merupakan jenis beton fiber yang memiliki penguat serat berupa fiberglass. Bukan hanya itu saja kubah pun akan menjadi lebih kokoh, mampu tahan lama, dan pengerjaannya akan lebih mudah.

  • Dari bahan dasar Baja Ringan seperti Enamel dan Galvalum

Selain terbuat dari bahan beton, pembuatan Kubah Masjid sekarang ini banyak juga yang menggunakan bahan dari baja ringan, yakni dari bahan Enamel dan Galvalum. Sebab, kedua bahan dari baja ringan tersebut sangat mudah didapatkan, harganya pun sangat murah, dan lebih praktis.

Disamping itu, kubah masjid yang terbuat dari bahan baja ringan warna catnya tidak akan gampang pudar, memiliki daya rekat yang flesksibel, anti rayap dan mampu menetralkan cuaca panas.

  • Dari bahan Stainless

Selain pembuatan kubah masjid dari kedua bahan diatas, bahan stainless juga tengah menjadi tren sekarang ini.

Banyak sekali keunggulan yang akan Anda dapatkan dari kubah berbahan stainless ini yaitu tidak membutuhkan perawatan, modelnya sangat bervariasi, mampu tahan lama dan awet, ringan tetapi sangat kuat. Warnanya pun mengkilat, anti karat dan anti rayap.

  1. Tahap Pembangunan

Setelah kita mengetahui model kubah masjid yang akan dibuat dan juga sudah menentukan bahan apakah yang akan digunakan, maka sekarang kita sudah bisa mulai tahap pembangunan.

Pada tahap pembangunan ini kita dapat membaginya menjadi beberapa tahap, yakni :

  • Pembuatan rangka kubah masjid

Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan rangka kubah masjid seperti pipa, hollow dan lainnya harus dipersiapkan terlebih dahulu untuk kemudian disesuaikan baik ketebalan ataupun ukurannya.

Selanjutnya pipa atau hollow tersebut perlahan-lahan supaya tidak patah ataupun di roll menggunakan mesin roll untuk mendapatkan kelengkungan yang diinginkan.

Pembuatan rangka kubah masjid ini harus disesuaikan dengan gambar yang sudah kita buat dan banyaknya dudukan panel yang dipasang juga harus sesuai dengan besarnya ukuran Kubah Masjidnya.

  • Pemasangan panel kubah

Setelah pembuatan rangka kubah masjid sudah selesai maka tahap selanjutnya adalah pemasangan panel kubah. Sebagai contoh kita akan menggunakan bahan dasar dari enamel atau galvalum.

Tahapan yang pertama yaitu pemotongan plat menjadi bentuk lembaran. Plat harus dipotong sesuai dengan ukuran untuk dapat membentuk panel yang di inginkan dengan menggunakan hidrolis dan kemudian di gerinda pada pinggir-pinggirnya supaya rapi dan tidak tajam.

Cara Membuat Kubah Masjid

Jika plat sudah dipotong maka kemudian ditekuk dengan menggunakan mesin khusus untuk dapat menekuk sesuai kelengkungan ukuran panel atap yang diinginkan. Selanjutnya dipasang dengan cara pengelasan. Apabila sudah selesai maka sisa-sisa las dirapihkan dengan cara menggerinda.

  • Pemasangan plafon kubah

Pemasangan plafon kubah masjid dilakukan supaya kubah terlihat lebih rapi, indah dan mewah.

  • Pewarnaan kubah

Setelah panel sudah terpasang dengan rapi, proses berikutnya adalah pewarnaan pada kubah. Sebelum dilakukan pewarnaan sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu.

Terdapat 2 pilihan cara dalam pemberian warna, yakni menggunakan metode celup dan dengan mengunakan metode semprot.

Tahap pewarnaan pun juga terdiri dari 2 tahap. Yang pertama adalah lapisan dasar (ground cat) yang menggunakan warna hitam yang berfungs untuk dapat melindungi bahan logam dari corrosive atau karat dan yang kedua adalah lapisan atas (top coat) menggunakan warna yang sesuai dengan keinginan sendiri atau warna yang akan ditampilkan.

  • Finishing atau tahap akhir

Pada proses finishing atau tahap akhir dalam pembuatan Kubah Masjid ini hanyalah sebagai pelengkap untuk dapat mempercantik kubah masjid baik diluar ataupun pada area dalam kubah kubah masjid. Hal ini bisa kita kategorikan menjadi 2 bagian, yakni :

  • Interior atau desain bagian dalam kubah masjid

Interior atau bagian dalam kubah masjid ada bermacam-macam sesuai dengan desain awal yang sudah dibuat. Misalnya saja desain artistic pada langit-langit berikut permainan warna-warna yang akan menyejukkan mata, kaligrafi, dan lain sebagainya.

  • Asesoris Kubah

Asesoris kubah masjid pada bagian luar dapat kita lihat berupa bentuk bulan sabit atau bintang yang akan selalu di letakkan pada bagian ujung tertinggi sebuah kubah.

Sedangkan pada bagian dalam kubah masjid biasanya akan di pasang lampu hias gantung yang memiliki ukuran besar dan sangat indah.

Cara Membuat Kubah Masjid

Demikian pembahasan singkat mengenai Cara Membuat Kubah Masjid yang dapat kami sampaikan kali ini. Semoga dapat bermanfaat dan menginspirasi. Bagi Anda yang telah membacanya bisa mendapatkan sedikit gambaran atau ide mengenai pembuatan kubah masjid dari apa yang telah kami sampaikan ini. Semoga sebuah bangunan masjid dengan kemegahan dan keindahan kubahnya bisa menambah keimanan dan ketakwaan kita kepada Sang Pencipta dengan cara selalu berkunjung ke Masjid untuk bersujud kepada-Nya.

 

 

 

 

Copyright © 2018 www.produsenkubahmasjid.com made with bismillah by GSA